Kamis, 12 Maret 2015

Kunjungan Pertama ke Kelompok Rentan

Aku akan menceritakan pengalamanku terkait kunjungan pertama ke kelompok rentan. Ini adalah pengalaman yang kudapat dari salah satu mata kuliah umum. 
Sebelumnya,ini adalah proposal mata kuliah yang disetujui dosenku.


Pada tanggal 11 Maret  2015, kami ke Palmerah utara lagi dan kami memutuskan masuk ke pemukiman komunitas rentan di sana. Ini adalah anggota kelompokku.
ki-ka : Charin, aku, Gladys

Lalu kami menyusuri gang pemukiman di Palmerah Utara.



Trus kami bertanya-tanya, mana keluarga yang ekonominya agak kurang dan memilik beberapa anak yang masih kecil . Ada seorang Ibu yang baik, beliau memberi petunjuk jalan menuju rumah Ibu Sri Sulastri, Inilah rumah Ibu Sri yang beralamat di Kemanggisan RT/RW 11/08 Kelurahan Palmerah, Kecamatan Palmerah,Jakarta Barat
Depan rumah Bu Sri

Kami kenalan dengan Ibu Sri Sulastri, beliau sangat ramah dan kami mengutarakan niat kami untuk membantu anak -anak mereka belajar bahasa Inggris. Ibu Sri adalah seorang ibu rumah tangga, sementara suaminya, Bapak Rifan bekerja serabutan kadang menjadi tukang cat.
Ibu Sri dan Gilang

Anak ibu Sri ada 4 orang yaitu, Lian kelas 1 SMP, Astrid kelas 4 SD, Gilang kelas 2 SD, dan Hilal kelas 1 SD. Kebetulan, Astrid, Gilang , dan Hilal tak mempelajari bahasa Inggris, karena pelajaran Bahasa Inggris sedang dihapuskan di SDN. 
Ini kesempatan kami buat mengajar Gilang, kebetulan pengetahuan Gilang soal Bahasa Inggris masih sangat kurang.
ki-ka : Gladys, Rahka,Charin
Karena anak -anak yang lain belum pulang, kami gantian ngajarin Gilang, Gilang anakny mudah berkomunikasi dengan kami, meski awalnya malu- malu.Gilang kami ajari angka dalam bahasa inggris.
Gladys asyik menagajar

Aku dan Charin mengetes Gilang

Aku tanya jawab vocabulary dengan Gilang

Charin serius mengajar Gilang

Gilang anak yang kooperatif, dia mau belajar Inggris dengan tekun. Gilang cepat menyerap apa yang kami ajarkan.
Nih sebagian hasil mengajar Gilang

Kami sempat bertemu Astrid , dan dia kecapekan habis pulang dari sekolah dan sejam kemudian dia harus ikut madrasah, Maka, kami belum sempat mengajar Astrid, Kami akan cari waktu untuk mengajar Astrid. Dan kami juga bertemu si bungsu Hilal. Kebetulan Hilal anak yang sangat moody-an 
dan gak suka ketemu orang baru, 
Kami sempat kewalahan nih, dia kayaknya gak suka sama orang baru, Kami berharap, pertemuan berikutnya udah bisa membuat Hilal mau belajar.

Sampai ketemu lagi ya Gilang !

Tidak ada komentar:

Posting Komentar